Sabtu, 02 Juni 2012

Menjilbabi Hati Dulu? Serius?

Kali ini akan saya bahas nih, mengenai jilbab. Artikel ini bisa dibilang sekuel (ceileh...) dari dua artikel terdahulu di blog ini yaitu Artikel 1 dan Artikel 2 yang mana isinya sama-sama tentang urgensi berkerudung/berjilbab buat cewek-cewek. Bagi yang belum baca 2 artikel saya di atas, ada baiknya mampir dulu ke sana.

Please enjoy  yang satu ini juga. :D

Berjilbab kan sudah jelas tuh, perintah dari Sang Boss, Allah SWT, yang menciptakan kita. Perintah-Nya itu ada di Al Qur'an, antara lain di surat Al-Ahzab. 

“Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-orang mukmin. Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih muda untuk di kenal karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah maha pengampun dan penyayang. (Al-Ahzab : 59). 

Ada pendapat yang beredar di masyarakat bahwa jilbab itu tradisi orang arab, jadi kita tidak perlu ikut-ikutan. Pendapat ini sedikit benar, memang di arab kan geografisnya gurun pasir dan sangat panas, anginnya juga sangat berdebu jadi baik laki-laki maupun perempuan semuanya memakai semacam tudung kepala untuk melindungi wajah dan rambut.

Namun, jilbab yang diperintahkan dalam ayat diatas bukan sekedar tradisi, melainkan sebuah perintah, hanya ladies yang wajib mengenakannya, gentleman mah nggak usah pakai jilbab. Kalau mau ya nggak apa-apa.

So, ladies jangan menunda ya pakai jilbabnya. Mau nunggu apa? Nunggu hidayah? Hidayah tidak akan kalau kita tidak berusaha mencarinya.

Ladies jangan juga berargumen 'Saya akan menjilbabi hati dulu', itu mah bullshit, alasan aja. Memang ada benarnya, bahwa setiap perbuatan itu dinilai dari niatnya, tapi niat tanpa perbuatan nyata apa artinya? 

Kalau ladies masih berpikiran begitu, mending sekalian aja, ladies nggak usah sholat, nggak usah zakat, nggak usah juga puasa, yang penting kan niatnya? Bukan begitu?

Tentu banyak dari ladies yang sekarang berpendapat, 'Loh, itu kan beda, masa perkara sholat, puasa, zakat, mau disamain sama perkara jilbab? Nggak bisa dong bro, itu kan perkara hati.'

Sama aja atu sist, jilbab itu juga perintah Allah, yang harus dilakukan bukan hanya niat. 

So, ane tunggu sista-sista berjilbab, bagi yang masih 'menjilbabi hati' segera deh realisasikan. Oke?

0 comments:

Posting Komentar