Jumat, 01 April 2011

Perenungan

Hidup ini perjalanan panjang. Ibarat seorang musafir menempuh jarak yang teramat jauh.
Ada kalanya dalam perjalanan ia temui bentang alam yang sulit diseberangi. Jurang yang teramat dalam, sungai yang deras mengalir, atau padang pasir yang membentang luas, membakar segala sesuatu yang berani lewat.

Hidup ini juga sebuah penantian. Ibarat seorang yang duduk di kursi pesakitan, menanti palu sakti dipukulkan di meja oleh sang pengadil. Menentukan kebebasan yang segar mewangi atau kurungan yang. . . yah buruk. . terlalu buruk untuk sekedar digambarkan dengan kata.

Hidup bukanlah sebuah permainan. Tidak ada kata mengulang dalam hidup, tidak ada save, load, maupun power-ups. Hidup adalah sebuah perjuangan serius, dimana hanya ada dua kata saja didalamnya. START dan FINISH tanpa SAVE dan LOAD

Read more »

Selasa, 29 Maret 2011

Tuhanku (Tidak) Maha Formal

Tuhan, formalkah Engkau? Hingga doa kami harus mengantri, seperti mereka yang mengantri amplop kosong dari pemerintah.

Tuhan, formalkah Engkau? Hingga doa kami tertahan birokrasi yang melelahkan, melalui malaikat-malaikatMu, layaknya yang terjadi di negeri ini, melalui tangan-tangan hitam.

Tuhan, formalkah Engkau? Seformal mereka yang membuat kami lelah di dalam labirin sesat kebijakan.

Tuhan, aku tahu, Engkau tidaklah seformal mereka, doa kami Kau dengar, Kau jawab, Kau kabulkan, mungkin bukan sekarang, atau mungkin nanti, tapi itu pasti.

Tuhan, lelah kami berjalan dalam ketidakpastian, lelah kami berjalan dalam ketiadaan. Kami nantikan tangan-Mu, mengangkat kami dalam lembutnya surga.

Dalam do'a kami meratap, mengharap suatu pengabulan atas kami.

Bukankah itu yang Kau janjikan dalam kitab suci, "Berdoalah, niscaya akan Kukabulkan."

Read more »

Selasa, 15 Februari 2011

Akhir Hayat Kekasih Allah

Semoga postingan ini bisa mempertebal cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW. Amin.

Kemudian masuklah malaikat Jibril as menemui Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam seraya berkata:” Malaikat maut ada di pintu, meminta izin untuk menemuimu, dan dia tidak pernah meminta izin kepada seorangpun sebelummu.” Maka beliau berkata kepadanya:” Izinkan untuknya wahai Jibril.” Masuklah malaikat Maut seraya berkata:” Assalamu’alaika wahai Rasulullah.

Allah telah mengutusku untuk memberikan pilihan kepadamu antara tetap tinggal di dunia atau bertemu dengan Allah di Akhirat.” Maka Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:” Bahkan aku memilih Ar-Rafiqul A’la (Teman yg tertinggi), bahkan aku memilih Ar-Rafiqul A’la, bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah yaitu = para nabi, para shiddiqiin, orang-orang yg mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah rafiq (teman) yg sebaik-baiknya.”

‘Aisyah ra menuturkan bahwa sebelum Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam wafat, ketika beliau bersandar pada dadanya, dan dia mendengarkan beliau secara seksama, beliau berdo’a:

“Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku dan susulkan aku pada ar-rafiq al-a’la. Ya Allah (aku minta) ar-rafiq al-a’la, Ya Allah (aku minta) ar-rafiq al-a’la.” Berdirilah malaikat Maut disisi kepala Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam- sebagaimana dia berdiri di sisi kepala salah seorang diantara kita- dan berkata:” Wahai roh yg bagus, roh Muhammad ibn Abdillah, keluarlah menuju keridhaan Allah, dan menuju Rabb yg ridha dan tidak murka.”

Sayyidah ‘Aisyah ra berkata:”Maka jatuhlah tangan Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, dan kepala beliau menjadi berat di atas dadaku, dan sungguh aku telah tahu bahwa beliau telah wafat.” Dia ra berkata:”Aku tidak tahu apa yg harus aku lakukan, tidak ada yg kuperbuat selain keluar dari kamarku menuju masjid, yg disana ada para sahabat, dan kukatakan:” Rasulullah telah wafat, Rasulullah telah wafat, Rasulullah telah wafat.”

Maka mengalirlah tangisan di dalam masjid. Ali bin Abi Thalib ra terduduk karena beratnya kabar tersebut, ‘Ustman bin Affan ra seperti anak kecil menggerakkan tangannya ke kanan dan kekiri. Adapun Umar bin al-Khaththab ra berkata:” Jika ada seseorang yang mengatakan bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam telah meninggal, akan kupotong kepalanya dg pedangku, beliau hanya pergi untuk menemui Rabb-Nya sebagaimana Musa as pergi untuk menemui Rabb-Nya.” Adapun orang yg paling tegar adalah Abu Bakar ra, dia masuk kpd Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, memeluk beliau dan berkata:”Wahai sahabatku, wahai kekasihku, wahai bapakku.” Kemudian dia mencium Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam dan berkata : ”Anda mulia dalam hidup dan dalam keadaan mati.”

Keluarlah Abu Bakar ra menemui manusia dan berkata:” Barangsiapa menyembah Muhammad, maka Muhammad sekarang telah wafat, dan barangsiapa yang menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah kekal, hidup, dan tidak akan mati.” Maka akupun keluar dan menangis, aku mencari tempat untuk menyendiri dan aku menangis sendiri.”

Inna lillahi wainna ilaihi raji’un, telah berpulang ke rahmat Allah orang yg paling mulia, orang yg paling kita cintai pada waktu dhuha ketika memanas di hari Senin 12 Rabiul Awal 11 H tepat pada usia 63 tahun lebih 4 hari. semoga shalawat dan salam selalu tercurah untuk Nabi kiat tercinta Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam.

Read more »

Sabtu, 12 Februari 2011

Mungkin Ini Untukmu

Sepotong roti nyaris basi dan segelas air putih mungkin lebih baik, bagi mereka pekerja kasar yang jujur, dalam setiap langkah yang diambil, dalam setiap detik hidup waktu mereka. Daripada sajian yang menggiurkan, yang dimasak oleh koki-koki terbaik, yang nikmatnya membumbung tinggi ke awan, yang lezatnya sampai ke ujung jari, namun disajikan hanya untuk mereka, sekali lagi hanya untuk mereka, yang bagaikan burung dalam sangkar emas, dengan kebebasan semu mereka.

Nikmatilah, nikmatilah, rayakan dengan penuh sukacita, kebebasanmu yang masih di tangan, langkah-langkah yang masih bisa dengan riang gembira kemanapun hatimu suka.
Berdo'alah untuk mereka, yang dikurung dalam sangkar emas, yang mengecap manisnya kebebasan semu dan meninggalkan indahnya kebebasan yang sejati.

@my room, Dau, 12 Februari 18.52; (biarlah kau pergi kemanapun hatimu suka)

Read more »

Jumat, 11 Februari 2011

Another New World: Back In Action

ehmm.. tes..tes..

Assalamualaikum..

Alhamdulilah, setelah sekian lama off dari buletin dan blog dakwah "BURST: Not Just an Advice", ane selaku (mantan) Redaktur on D' Board bisa kembali berdakwah kepada kawan-kawan ~atas ijin Allah tentunya~

InsyaAllah melalui blog pribadi ane yang enggak kalah keren dengan blog maupun buletin BURST ini ane akan tetap menyuarakan merdunya dakwah islamiyah dan tentunya sambil saling mengingatkan diantara saudara-saudara muslimin.

Jadi, untuk pembaca yang budiman maupun budiwati, silakan sesekali mampir ke blog ane ini ...yaaaa... untuk sekedar baca-baca informasi. Insya Allah ada manfaatnya untuk pembaca maupun ane selaku penulis. ~amin~

Wassalam ~ Girin

Read more »