Kamis, 08 Mei 2014

Trade Off: Kesempatan (Mungkin) Nggak Datang Dua Kali

Baru saja saya baca postingan di grup organisasi, dari kakak tingkat. Intinya sedang ada program magang di Jepang untuk 2014-2015. Kebetulan juga di game online yang lagi getol saya mainkan, sedang ada event buat nempa peralatan jadi +9. lol. Jujur, dua-duanya penting buat saya. Mungkin orang lain lihat ah game online apa pentingnya sih? Ya itu penting sih buat saya. Makanya buat saya itu trade off.

Program magang ini dari SAIP, SOI Asia Internship Program. Saya juga nggak tahu itu makanan model apa, denger aja barusan. Tapi yang jelas program ini nawarin salah satu dari beberapa mimpi yang ingin saya wujudkan dalam 1-2 tahun kedepan: Pergi ke luar negeri! Pinginnya sekolah sih, tapi tak ada rotan akar pun jadi. Info sekolah belum ada, ya magang dulu gppa.

Ya, sebagaimana semboyannya orang Jawa Timur, Jer Basuki Mawa Beya. Kebahagiaan itu butuh pengorbanan. Ya berat emang harus ninggal game online, apalagi teman-teman saya banyak aktif di sana. Tapi ya bagaimana lagi, kesempatan mungkin nggak akan datang lagi. Saya putuskan untuk mengurangi kesenangan duniawi (baca: ngegame) buat ngejar yang satu ini. Toh, saya juga menjelang semester tujuh, waktunya KKN dan skripsi. Katanya pengen lulus semester tujuh, hayoo.. Harus mulai tirakat dari sekarang.

Menunda lulus berarti menunda sekolah lagi, menunda sekolah lagi berarti menunda kerja, menunda kerja berarti menunda.. ehem.. ke Surabaya. hehehe. Keburu diserobot orang nanti.

Ya tak apalah, saya relakan melepas game online buat sementara waktu. Mungkin memang dengan melepasnya, nggak terus semua waktu saya jadi buat belajar tok. Harapan saya, minimal daripada saya main game mending buat sesuatu. Gambar kek, cerpen kek, apalah.

Semoga tirakat saya sukses.

Btw, info magang ini terlalu berharga buat disimpen sendiri, jadi saya kopikan juga di sini. Selamat menikmati.

1. Please fill this form bellow
https://docs.google.com/forms/d/1n6_NuLos_z9WOVpL-9DzMeTlvGHC4T9LzICkVRfg1Ng/viewform?usp=send_form
2. Collect all doc requirements.
1. Application form (download template)
2. CV (download template)
3. Academic Transcript
4. TOEIC and/ TOEFL certificate or any English skill certificate
5. Statement of purpose* (download template)
6. Award certificate*
7. Recommendation letter*
*optional
*All of doc requirements template can be downloaded at
https://www.dropbox.com/sh/rfdrtamn1h17v0n/oSYkik4Kl_
Send All Doc in rar at
email: saip.indonesia@yahoo.com
subject/name rar: saip2014_fullname
*email with different subject will not be processed.
DATE LINE : 2014/05/25 at 24.00
Ganbatte, we wait your innovation

Read more »

Selasa, 06 Mei 2014

Bunga

Berapapun bunga yang indah
pasti akan layu dan mati
pasti lapuk oleh waktu
pasti rontok oleh angin
pasti kering oleh panas
pasti busuk oleh musim yang berganti
Tapi, bunga tetaplah bunga yang memiliki masa
untuk memberi harum dan indahnya
keindahannya mungkin tak abadi
tapi perasaan penuh bahagia dan kenyamanan dalam kedamaian
mengenalnya akan selalu teringat sampai kapanpun
namun terkadang ketika memandang dan penuh cita saat memetiknya
bunga memberi luka karena durinya
itulah sang bunga
ketika siap mendekat mungkin juga harus siap tertusuk dan tersaikiti.


di baris belakang, siang itu kami menyendiri dalam keramaian kelas.
larut, mengutarakan suara hati berdua
lagi-lagi seorang gadis menangis
ah, yang dikatakan cuma luka-luka lama. tak layak dibahas lagi
janji-janji yang diumbar, kini diminta lagi
mungkin sudah datang waktunya
supaya kau berdiri untuk mengejar mimpimu
dan biarkan kenangan-kenangan lama
tersimpan dalam kotak pandora
tataplah, jalan didepanmu terlalu panjang untuk diabaikan.


kali pertama menulis puisi berdua...
6514

Read more »

Kamis, 01 Mei 2014

Move On! Move Up!

Dua tahun terakhir saya kuliah, hati saya tertambat oleh seorang perempuan. Lah.. opo ae.. Ya begitu lah, sejak semester 2 sih sebetulnya saya mulai naksir. Awalnya cuma dekat-dekat biasa, sekedar hubungan profesional mahasiswa. Tanya jadwal, tanya pr, nugas bareng. Lama-lama tanya lagi dimana, sedang apa. Makin lama makin perhatian, baik saya ke dia juga dia ke saya. Hati-hati licin hujan, jangan ngebut. Pr-mu gimana? Udah sehat a? Jaga kesehatan, cuacanya lagi nggak bagus.

Sampai saya beranikan diri mengutarakan perasaan :v

Ditolak! Well, bahkan sebelum saya nembak, baru sekedar mengutarakan perasaan aja, itupun nggak terang-terangan, cuma lewat guyonan sms aja. Setelah itu rasanya semua jadi beda. Perlahan tapi pasti, jarak saya dan dia makin jauh. Kalau kata mas Makoto Shinkai, 5 cm per second. Magnet saya dan magnet dia yang dulu perlahan menarik satu sama lain sekarang jadi menolak satu sama lain. Sampai sekarang.

Saya jadi mikir, apa saya cuma sekedar pelarian, mengingat dia dulu bermasalah dengan pacarnya. At least kata dia gitu... Belum saya tanyakan. Mungkin suatu saat nanti, dalam waktu dekat.

Yang pasti dua tahun terakhir saya tidak memaksimalkan kuliah saya dengan memikirkan hal-hal semacam itu. IPK ngedrop dari semester 2-4.Alhamdulillah naik lagi semester 5, semoga sekarang nggak turun lagi.

Semester depan semester 7. Waktunya skripsi + KKN. Saya nggak bisa main-main lagi sama pikiran ini. Toh saya juga masih muda, dunia masih terlalu luas. Walaupun jauh dalam hati, zzz opo ae, saya masih mengharap suatu saat akan bersanding dengan perempuan itu. Bukan pacaran lho ya, bersanding... Yaa gitu deh. Hehe. Sejauh ini, banyak saya temukan dari dia hal-hal yang melengkapi saya. Udah klop lah menurut saya, tapi yaaa mau gimana lagi. Sekarang dianya terasa jauh. Kalau biasanya jauh di mata dekat di hati, nah ini kebalikannya, dekat di mata jauh di hati. Nggak ada keceriaan kalau ketemu dia.

Saya benar-benar berharap, kalaupun memang nggak bisa bersama ya paling nggak dia kembali seperti yang dulu. Manis, perhatian, ramah. Satu hal yang saya nggak bisa lupa, waktu ketemu di jalan kemudian dia menyapa dengan begitu riang gembira. Senyumnya manis banget. Serius! Nggak alay ini.

Sayang sekarang saya sudah nggak pernah lihat dia senyum kayak gitu lagi. Well, senyum dan tertawa masih sering pasti, tapi ada ketulusan yang hilang dari sana.

Jujur, kadang-kadang saya ngiri, liat temen punya pacar. Saya tahu itu pacaran itu nggak bener, tapi ya mau gimana lagi. Kadang-kadang nafsu yang menang. Sering sih, bukan kadang-kadang.

Ah ya sudahlah, saya harus move on suatu hari nanti. Saya mencoba menghibur diri bahwa jodoh tidak akan tertukar. Kalau dia jodoh saya, ya nanti akan ketemu lagi, kalau enggak, ya memang dari awal nggak akan kena.

Satu hal yang saya nggak habis pikir, kenapa Tuhan mendekatkan saya dengan dia, kenapa harus saya, kenapa saya nggak dibuat fokus saja berkuliah, berkarya. Saya ditunjukkan sesuatu hal yang sangat berharga sampai saya pingin memilikinya, tapi saya sekarang dijauhkan. Yaa, positive thinking aja lah, anggap aja disimpankan untuk di masa depan. Semoga!

Yang jelas sekarang saya harus move on. Secepatnya saya tanyakan pertanyaan yang diawal itu. Nggak cuma Move On, tapi harus Move Up, menaikkan kualitas diri juga. Salah satunya lemak yang masih numpuk ini. hehe. harus seegra hilang menjelang puasa.

Read more »