Rabu, 01 April 2009

Matikan Lampu, Nyalakan Masa Depan ! ! !


Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada hari Sabtu, 28 Maret 2009, diadakan kampanye besar - besaran, eits . . . tunggu dulu, ini bukan kampanye caleg loh. . . Tapi ini kampanye memadamkan lampu dan peralatan elektronik yang tak terpakai, "Earth Hour".
Selama 1 jam mulai dari pukul 20.30 - 21.30 WIB, masyarakat diharapkan memadamkan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Kampanye ini bertujuan untuk menghemat sekitar 300MW alias 300 MegaWatt, kapasitas yang cukup untuk menerangi ratusan desa yang belum "tersentuh" listrik. Acara ini sangat bermanfaat. Acara ini sedikit banyak bisa memberikan kita pelajaran dan pengalaman, bagaimana saudara - saudara kita yang desanya belum "tersentuh" listrik.Tapi bukan "tersentuh" seperti pada gambar iniblogger-emoticon.blogspot.com
Misalnya saja masyarakat di Banjarsari, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu selama puluhan tahun hidup tanpa aliran listrik dari pemerintah. Sebagian dari mereka ada yang menggunakan peembangkit listrik pribadi alias generator, dan sebagian dari mereka ada yang setia menggunakan obor, lilin, lampu tempel dan teman - temannya.
Melalui kampanye ini, kita diharapkan untuk menyadari terlebih lagi mensyukuri nikmat yang berupa listrik ini. Coba anda bayangkan seandainya nikmat berupa listrik ini dicabut, secara tidak langsung kita akan terputus dan susah berhubungan dengan dunia Internasional.
Maka dari itu, hendaknya kita sadar mulai dari sekarang, "Earth Hour" bisa kita lakukan kapan saja, tidak perlu menunggu 1 tahun sekali untuk menjalankan program ini. Setiap kali anda melihat alat elektronik yang menyala tapi tidak digunakan segera matikan.

Matikan Lampu, Nyalakan Masa Depan!!!

Read more »

Sabtu, 21 Maret 2009

Kita Umat yang Beruntung ! ! !

blogger-emoticon.blogspot.comCobalah sejenak anda pikirkan, kita adalah umat yang sangat beruntung di dunia ini. begitu banyak kenikmatan di dunia yang diberikan pada kita tapi tidak diberikan kepada umat sebelum kita. Beberapa contoh kenikmatan itu adalah sebagai berikut:

1. Kita hidup di akhir zaman ! ! !
Betapa beruntung kita sebagai umat terakhir di muka bumi ini. Kita diberi kesempatan hidup di akhir zaman dan menjadi umat Nabi Muhammad SAW. Bayangkan seandainya kita hidup di zaman Nabi Nuh as. betapa lamanya kita menunggu datangnya hari kiamat, hari dimana semua amal - amal kita dihisab. Padahal jarak antara zaman Nabi Nuh as. dan zaman akhir sangat jauh sekali, dan mungkin mencapai puluhan ribu tahun. Bayangkanlah apabila anda hidup di zaman Nabi Nuh as. kemudian anda tidak percaya kepada ajaran beliau dan anda meninggal sebelum sempat bertaubat, tentu siksa kubur yang akan anda dapatkan. Sanggupkah anda menerima siksa kubur berpuluh ribu tahun lamanya sambil menunggu hari akhir? Kemudian, atas syafaat Nabi Muhammad SAW, kitalah umat pertama yang akan dihisab di hari akkhir nanti.

2. Amalan kita tidak langsung dibalas di dunia ! ! !blogger-emoticon.blogspot.com
Pada zaman Nabi Nuh as. terjadi peristiwa banjir yang sangat hebat. Di kitab suci agama samawi manapun hal ini diceritakan. Hal tersebut terjadi karena masyarakat pada masa itu bertingkah laku buruk sekali. Mereka suka mencela dan mencaci maki Nabi Nuh as, dan banjir itulah yang menjadi hukuman untuk kaum tersebut. Hukuman mereka langsung ditimpakan tanpa menunggu datangnya hari kiamat. Sementara kita, padahal sudah banyak tingkah laku buruk yang kita lakukan dan lebih parah daripada yang dilakukan umat Nabu Nuh as. Misalnya saja membunuh, merampok dan lain sebagainya, tapi kita tidak langsung diazab di dunia, kita masih menunggu hari akhir, jadi masih ada kesempatan untuk kita bertaubat sampai datangnya ajal kita. Bayangkan apabila azab kita langsung ditimpakan saat kita melakukan dosa, betapa berat hidup kita, penuh dengan azab setiap hari.

3. Kita adalah umat Nabi Muhammad SAW ! ! !
ALLAHU AKBAR! ! ! Kita adalah umat Nabi Muhammad SAW, beliau adalah orang yang paling mulia, memiliki derajat yang paling tinggi di sisi Allah SWT, beliau adalah kekasih Allah, orang yang sangat dikasihi oleh Allah. Tidak hanya itu, beliau juga sangat sayang dan sangat peduli kepada ummatnya, ketika beliau mendapatkan nikmat tertinggi -bertemu dengan Allah SWT pada saat Isra' Mi'raj- beliau ingat kepada kita, ummatnya, dan beliau mendoakan kita semua umatnya yang beriman. Ketika beliau menjalani sakitnya sakaratul maut, beliau meminta agar semua kesakitan seperti itu ditimpakan kepadanya, agar kita umatnya tidak merasakan yang seperti itu. Betapa beasar pengorbanan Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya. Semoga kita nanti mendapat syafaatnya di akhirat . . . Amin

Read more »

Rabu, 18 Maret 2009

Al - Qur'an (Part II)

ot
Rahasia Besi
Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Al Qur'an. Dalam Surat Al Hadiid, yang berarti "besi", kita diberitahu sebagai berikut:

"…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Al Qur'an, Al - Hadiid:25)

Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.

Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.

Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut "nova" atau "supernova". Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.

Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi", persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut: Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika Al Qur'an diturunkan.

Relativitas Waktu

Kini, relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.

Tapi ada perkecualian; Al Qur'an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat relatif! Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:

"Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 22:47)

"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 32:5)

"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun." (Al Qur'an, 70:4)

Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda, dan bahwa terkadang manusia dapat merasakan waktu sangat singkat sebagai sesuatu yang lama:

"Allah bertanya: 'Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?' Mereka menjawab: 'Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.' Allah berfirman: 'Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui'."

Fakta bahwa relativitas waktu disebutkan dengan sangat jelas dalam Al Qur'an, yang mulai diturunkan pada tahun 610 M, adalah bukti lain bahwa Al Qur'an adalah Kitab Suci.

Masih belum percaya kalau banyak ilmu di Al - Qur'an...? Tunggu ajah "Al - Qur'an (Part III)"blogger-emoticon.blogspot.com

Read more »

Keppler Mission : Mencari Planet Mirip Bumi

Keppler Mission itu adalah nama program baru NASA alias National Aeronautics and Space Administration. Dengan menggunakan fotometer luar angkasa yang dikembangkan NASA, yang akan mengamati terang cahaya lebih dari 100.000 bintang selama lebih dari tiga setengah tahun untuk mendeteksi transit berkala dari suatu bintang oleh planetnya. Nama misi ini untuk menghormati Johanes Keppler.
Kepler merupakan misi dibawah Program Discovery NASA yang merupakan misi berbiaya murah, dan berfokus pada sains. Fasilitas NASA, Ames Research Center adalah organisasi rumah dari investigator sains utama dan bertanggung jawab dalam pengembangan bagian sistem di bumi, operasi misi dan analisis data sains. Pengembangan misi Kepler dikelola oleh Jet Propulsion Laboratory di NASA. Ball analisis data sains. Pengembangan misi Kepler dikelola oleh Jet Propulsion Laboratory di NASA. Ball Aerospace & Technologies Corp. bertanggungjawab untuk mengembangkan sistem penerbangan Kepler.
Wahana Keppler bertujuan untuk mencari sebuah planet baru yang berada di "zona layak huni". Planet yang dicari tentunya yang berstruktur mirip bumi dan (mungkin) bisa dihuni. Wahana Keppler diyakini lebih mampu untuk mencari planet mirip bumi daripada pendahulunya, Teleskop Luar Angkasa Hubble. Cara kerja wahana Keppler yang cukup rumit menyebabkan saya tidak bisa memahami dan menuliskan di blog ini. Wahana ini membuktikan betapa hebatnya akal manusia bila kita gunakan, sayangnya manusia belum memanfaatkan 100% potensi akal yang dimilikinya. Hendaknya kita sebagai manusia bisa memanfaatkan potensi otak kita.

Setuju...?blogger-emoticon.blogspot.com

Read more »

Selasa, 17 Maret 2009

Al - Qur'an

Al - Qur'an : Bermakna & Berilmu

Al - Qur'an adalah kitab suci umat muslim. Al - Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur - angsur selama kurang lebih 22 tahun. Banyak didalamnya kisah - kisah tentang para nabi terdahulu. Misalnya kisah Nabi Nuh di surat Al - Ankabut ayat 14 - 15 :

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuhkepada kaumnya, maka ia tinggal di antara merekaseribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka merekaditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orangyang lalim. Maka Kami selamatkan Nuh dan penumpang - penumpang bahtera itu dan Kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagisemua umat manusia."

Juga di dalamnya terdapat banyak ilmu pengetahuan bagi kehidupan umat manusia. Misalnya pada surat An - Nahl ayat 69 :

"...Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam - macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnyapada yang demikian itu benar - benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang - orang yang memikirkan."

dalam ayat ini sudah diterangkan bahwa banyak sekali manfaat yang terkandung dalam madu yang diproduksi oleh lebah. Dan hal ini pun sudah diuji dan dibuktikan secara ilmiah.

Jika kita cermat dan teliti, akan kita temukan banyak sekali kalimat ".bagi orang - orang yang memikirkan." di ayat - ayat di Al - Qur'an. Hal ini bererti Allah mengajak kita umat manusia untuk banyak berpikir dan menggunakan otak kita. Karena faktanya, kebanyakan manusia baru menggunakan 1% - 10% dari kemampuan maksimal otaknya untuk berpikir. Otak kita sebetulnya adalah processor yang canggih, bahkan "sebetulnya" lebih canggih daripada komputer maupun super komputer manapun. Sayangnya, kita malah banyak tergantung pada komputer. Komputer memang bisa meringankan kerja kita, namun alangkah baiknya apabila kita juga mengasah dan sering memakai otak kita. Nah, hendaknyalah kita banyak membaca Al - Qur'an agar kita mendapat banyak kandungan - kandungan yang bisa kita jadikan bahan pemikiran kita untuk kebaikan umat.

Nah, sudahkan kita membaca dan mengamalkan ilmu - ilmu Al - Qur'an? Jawabannya ada pada diri kita sendiri.

sumber: Al - Qur'an

Read more »

Powered By Blogger