Sabtu, 21 Maret 2009

Kita Umat yang Beruntung ! ! !

blogger-emoticon.blogspot.comCobalah sejenak anda pikirkan, kita adalah umat yang sangat beruntung di dunia ini. begitu banyak kenikmatan di dunia yang diberikan pada kita tapi tidak diberikan kepada umat sebelum kita. Beberapa contoh kenikmatan itu adalah sebagai berikut:

1. Kita hidup di akhir zaman ! ! !
Betapa beruntung kita sebagai umat terakhir di muka bumi ini. Kita diberi kesempatan hidup di akhir zaman dan menjadi umat Nabi Muhammad SAW. Bayangkan seandainya kita hidup di zaman Nabi Nuh as. betapa lamanya kita menunggu datangnya hari kiamat, hari dimana semua amal - amal kita dihisab. Padahal jarak antara zaman Nabi Nuh as. dan zaman akhir sangat jauh sekali, dan mungkin mencapai puluhan ribu tahun. Bayangkanlah apabila anda hidup di zaman Nabi Nuh as. kemudian anda tidak percaya kepada ajaran beliau dan anda meninggal sebelum sempat bertaubat, tentu siksa kubur yang akan anda dapatkan. Sanggupkah anda menerima siksa kubur berpuluh ribu tahun lamanya sambil menunggu hari akhir? Kemudian, atas syafaat Nabi Muhammad SAW, kitalah umat pertama yang akan dihisab di hari akkhir nanti.

2. Amalan kita tidak langsung dibalas di dunia ! ! !blogger-emoticon.blogspot.com
Pada zaman Nabi Nuh as. terjadi peristiwa banjir yang sangat hebat. Di kitab suci agama samawi manapun hal ini diceritakan. Hal tersebut terjadi karena masyarakat pada masa itu bertingkah laku buruk sekali. Mereka suka mencela dan mencaci maki Nabi Nuh as, dan banjir itulah yang menjadi hukuman untuk kaum tersebut. Hukuman mereka langsung ditimpakan tanpa menunggu datangnya hari kiamat. Sementara kita, padahal sudah banyak tingkah laku buruk yang kita lakukan dan lebih parah daripada yang dilakukan umat Nabu Nuh as. Misalnya saja membunuh, merampok dan lain sebagainya, tapi kita tidak langsung diazab di dunia, kita masih menunggu hari akhir, jadi masih ada kesempatan untuk kita bertaubat sampai datangnya ajal kita. Bayangkan apabila azab kita langsung ditimpakan saat kita melakukan dosa, betapa berat hidup kita, penuh dengan azab setiap hari.

3. Kita adalah umat Nabi Muhammad SAW ! ! !
ALLAHU AKBAR! ! ! Kita adalah umat Nabi Muhammad SAW, beliau adalah orang yang paling mulia, memiliki derajat yang paling tinggi di sisi Allah SWT, beliau adalah kekasih Allah, orang yang sangat dikasihi oleh Allah. Tidak hanya itu, beliau juga sangat sayang dan sangat peduli kepada ummatnya, ketika beliau mendapatkan nikmat tertinggi -bertemu dengan Allah SWT pada saat Isra' Mi'raj- beliau ingat kepada kita, ummatnya, dan beliau mendoakan kita semua umatnya yang beriman. Ketika beliau menjalani sakitnya sakaratul maut, beliau meminta agar semua kesakitan seperti itu ditimpakan kepadanya, agar kita umatnya tidak merasakan yang seperti itu. Betapa beasar pengorbanan Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya. Semoga kita nanti mendapat syafaatnya di akhirat . . . Amin

Read more »

Rabu, 18 Maret 2009

Al - Qur'an (Part II)

ot
Rahasia Besi
Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Al Qur'an. Dalam Surat Al Hadiid, yang berarti "besi", kita diberitahu sebagai berikut:

"…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Al Qur'an, Al - Hadiid:25)

Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.

Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.

Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut "nova" atau "supernova". Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.

Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi", persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut: Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika Al Qur'an diturunkan.

Relativitas Waktu

Kini, relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.

Tapi ada perkecualian; Al Qur'an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat relatif! Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:

"Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 22:47)

"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 32:5)

"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun." (Al Qur'an, 70:4)

Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda, dan bahwa terkadang manusia dapat merasakan waktu sangat singkat sebagai sesuatu yang lama:

"Allah bertanya: 'Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?' Mereka menjawab: 'Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.' Allah berfirman: 'Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui'."

Fakta bahwa relativitas waktu disebutkan dengan sangat jelas dalam Al Qur'an, yang mulai diturunkan pada tahun 610 M, adalah bukti lain bahwa Al Qur'an adalah Kitab Suci.

Masih belum percaya kalau banyak ilmu di Al - Qur'an...? Tunggu ajah "Al - Qur'an (Part III)"blogger-emoticon.blogspot.com

Read more »

Keppler Mission : Mencari Planet Mirip Bumi

Keppler Mission itu adalah nama program baru NASA alias National Aeronautics and Space Administration. Dengan menggunakan fotometer luar angkasa yang dikembangkan NASA, yang akan mengamati terang cahaya lebih dari 100.000 bintang selama lebih dari tiga setengah tahun untuk mendeteksi transit berkala dari suatu bintang oleh planetnya. Nama misi ini untuk menghormati Johanes Keppler.
Kepler merupakan misi dibawah Program Discovery NASA yang merupakan misi berbiaya murah, dan berfokus pada sains. Fasilitas NASA, Ames Research Center adalah organisasi rumah dari investigator sains utama dan bertanggung jawab dalam pengembangan bagian sistem di bumi, operasi misi dan analisis data sains. Pengembangan misi Kepler dikelola oleh Jet Propulsion Laboratory di NASA. Ball analisis data sains. Pengembangan misi Kepler dikelola oleh Jet Propulsion Laboratory di NASA. Ball Aerospace & Technologies Corp. bertanggungjawab untuk mengembangkan sistem penerbangan Kepler.
Wahana Keppler bertujuan untuk mencari sebuah planet baru yang berada di "zona layak huni". Planet yang dicari tentunya yang berstruktur mirip bumi dan (mungkin) bisa dihuni. Wahana Keppler diyakini lebih mampu untuk mencari planet mirip bumi daripada pendahulunya, Teleskop Luar Angkasa Hubble. Cara kerja wahana Keppler yang cukup rumit menyebabkan saya tidak bisa memahami dan menuliskan di blog ini. Wahana ini membuktikan betapa hebatnya akal manusia bila kita gunakan, sayangnya manusia belum memanfaatkan 100% potensi akal yang dimilikinya. Hendaknya kita sebagai manusia bisa memanfaatkan potensi otak kita.

Setuju...?blogger-emoticon.blogspot.com

Read more »

Selasa, 17 Maret 2009

Al - Qur'an

Al - Qur'an : Bermakna & Berilmu

Al - Qur'an adalah kitab suci umat muslim. Al - Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur - angsur selama kurang lebih 22 tahun. Banyak didalamnya kisah - kisah tentang para nabi terdahulu. Misalnya kisah Nabi Nuh di surat Al - Ankabut ayat 14 - 15 :

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuhkepada kaumnya, maka ia tinggal di antara merekaseribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka merekaditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orangyang lalim. Maka Kami selamatkan Nuh dan penumpang - penumpang bahtera itu dan Kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagisemua umat manusia."

Juga di dalamnya terdapat banyak ilmu pengetahuan bagi kehidupan umat manusia. Misalnya pada surat An - Nahl ayat 69 :

"...Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam - macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnyapada yang demikian itu benar - benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang - orang yang memikirkan."

dalam ayat ini sudah diterangkan bahwa banyak sekali manfaat yang terkandung dalam madu yang diproduksi oleh lebah. Dan hal ini pun sudah diuji dan dibuktikan secara ilmiah.

Jika kita cermat dan teliti, akan kita temukan banyak sekali kalimat ".bagi orang - orang yang memikirkan." di ayat - ayat di Al - Qur'an. Hal ini bererti Allah mengajak kita umat manusia untuk banyak berpikir dan menggunakan otak kita. Karena faktanya, kebanyakan manusia baru menggunakan 1% - 10% dari kemampuan maksimal otaknya untuk berpikir. Otak kita sebetulnya adalah processor yang canggih, bahkan "sebetulnya" lebih canggih daripada komputer maupun super komputer manapun. Sayangnya, kita malah banyak tergantung pada komputer. Komputer memang bisa meringankan kerja kita, namun alangkah baiknya apabila kita juga mengasah dan sering memakai otak kita. Nah, hendaknyalah kita banyak membaca Al - Qur'an agar kita mendapat banyak kandungan - kandungan yang bisa kita jadikan bahan pemikiran kita untuk kebaikan umat.

Nah, sudahkan kita membaca dan mengamalkan ilmu - ilmu Al - Qur'an? Jawabannya ada pada diri kita sendiri.

sumber: Al - Qur'an

Read more »

Holocaust . . .?

Holocausdari bahasa Yunani: holokauston yang berarti "persembahan pengorbanan yang terbakar sepenuhnya"

adalah genosida sistematis yang dilakukan Jerman Nazi terhadap berbagai kelompok etnis, keagamaan, bangsa, dan sekuler pada masa Perang Dunia II.

Bangsa Yahudi di Eropa merupakan korban-korban utama dalam Holocaust, yang disebut kaum Nazi sebagai "Penyelesaian Terakhir Terhadap Masalah Yahudi". Jumlah korban Yahudi umumnya dikatakan mencapai enam juta jiwa. Genosida ini yang diciptakan Adolf Hitler dilaksanakan, antara lain, dengan tembakan-tembakan, penyiksaan, dan gas racun, di kampung Yahudi dan Kamp konsentrasi. Selain kaum Yahudi, kelompok-kelompok lainnya yang dianggap kaum Nazi "tidak disukai" antara lain adalah bangsa Polandia, Rusia, suku Slavia lainnya, penganut agama Katolik Roma, orang-orang cacat, orang cacat mental, homoseksual, Saksi-Saksi Yehuwa (Jehovah's Witnesses), orang komunis, suku Gipsi (Orang Rom dan Sinti) dan lawan-lawan politik. Mereka juga ditangkap dan dibunuh. Jika turut menghitung kelompok-kelompok ini dan kaum Yahudi juga, maka jumlah korban Holocaust bisa mencapai 9-11 juta jiwa.

Nama Holocaust berasal dari kata Yunani yang digunakan dalam Alkitab, yang berarti persembahan bakaran yang utuh. (Ibrani 10:6) Namun sehubungan dengan artikel ini, “Holocaust adalah penganiayaan dan pemusnahan orang Eropa keturunan Yahudi secara sistematis dan yang disponsori negara Jerman Nazi dan sekutu-sekutunya antara tahun 1933-1945.”

Pengingkaran holocaust atau holocaust denial adalah kepercayaan bahwa Holocaust tidak pernah terjadi, atau jauh lebih sedikit dari 6 juta orang Yahudi yang dibunuh oleh Nazi; bahwa tidak pernah ada rencana terpusat untuk memusnahkan bangsa Yahudi; atau bahwa tidak ada pembunuhan masal di kamp-kamp konsentrasi. Mereka yang percaya akan hal ini biasanya menuduh bangsa Yahudi atau kaum Zionis mengetahui hal ini dan mengadakan konspirasi untuk mendukung agenda politik mereka. Karena Holocaust dianggap ahli-ahli sejarah sebagai salah satu kejadian paling banyak didokumentasikan dalam sejarah, pandangan-pandangan ini tidak dianggap kredibel, dengan organisasi-organisasi seperti American Historical Association mengatakan bahwa Holocaust denial sebagai "at best, a form of academic fraud." Pernyataan holocaust denial di muka umum adalah pelanggaran hukum di sepuluh negara Eropa, termasuk Perancis, Polandia, Austria, Swiss, Belgia, Romania, dan Jerman.

Holocaust deniers lebih suka disebut Holocaust "revisionists". Kebanyakan ahli sejarah mengatakan bahwa istilah ini menyesatkan. Historical revisionism adalah bagian dari ilmu sejarah; yaitu penyelidikan ulang dari accepted history (sejarah yang sudah diterima secara umum) dengan tujuan untuk lebih memperjelas peristiwa tersebut. Sebaliknya, negationist dapat secara sengaja menggunakan catatan sejarah yang salah; seperti ditulis Gordon McFee: "Revisionists depart from the conclusion that the Holocaust did not occur and work backwards through the facts to adapt them to that preordained conclusion. Put another way, they reverse the proper methodology ... thus turning the proper historical method of investigation and analysis on its head."

Public Opinion Quarterly juga menyimpulkan: "Tidak ada ahli sejarah terkemuka yang mempertanyakan kenyataan Holocaust, dan mereka yang mendukung Holocaust denial kebanyakan adalah anti-Semit dan/atau neo-Nazi."

Holocaust denial sangat populer dalam penentang-penentang Israel dari kaum Muslim karena memang banyak bukti yang dikeluarkan oleh ilmuwan barat sendiri yang menjelaskan kebohongan holocaust ini. Disertasi doktor Mahmoud Abbas, Presiden Palestina, meragukan bahwa kamar gas digunakan untuk membunuh orang-orang Yahudi dan mengatakan bahwa jumlah orang Yahudi yang dibunuh dalam Holocaust kurang dari 1 juta jiwa. Abbas belum pernah menyatakan pandangan ini sejak ditunjuk menjadi Perdana Menteri Palestina pada tahun 2003, dan telah membantah bahwa ia adalah seorang Holocaust denier. Pada akhir 2005, presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menggambarkan Holocaust sebagai "mitos pembantaian orang Yahudi."

Sebenarnya dari kalangan ilmuwan barat sendiri ada beberapa yang menyangkal adanya Holocaust, di antaranya: Pengarang Perancis Roger Garaudy, Professor Robert Maurisson, Ernst Zundel, David Irving, dll. tetapi hampir semuanya dinyatakan bersalah dan dijebloskan kedalam penjara termasuk Pada 15 Feb 2007, Ernst Zundel seorang Holocaust denier dihukum 5 tahun penjara. Seorang pengacaranya, Herbert Schaller, menghujah bahwa semua bukti tentang adanya Holocaust hanya berdasarkan pengakuan korban-korbannya saja, bukan berdasarkan fakta-fakta yang jelas. Ernst Zundel ini juga pernah ditahan pada tahun 1985, dan 1988 dalam kasus yang sama.

Semua hal di atas sangat kontras dengan slogan negara-negara barat sendiri yang menyatakan kebebasan berpendapat apalagi disertai bukti-bukti ilmiah tentang kebohongan Holocaust terutama digunakannya kamar gas oleh Nazi di Polandia, tetapi begitu menyinggung masalah yang menggugat hal ini mereka langsung memberangus habis penentang-penentangnya sehingga banyak kalangan menilai adanya lobby Yahudi yang berdiri dibelakangnya dalam mempengaruhi putusan pengadilan.

Read more »

Powered By Blogger